Selasa, 30 Juli 2019

PENGEN VIRAL BROO...

Entah apa yang akan aku tulis. Aku bingung karena aku bukan penulis meskipun aku bisa menulis. Akhirnya kuputuskan untuk tetap menulis di Blog ini. terserah kalian mau ngomong apa "emang gue pikirin.... elu aja kagak mikiran gue" heee...eeeee.
Intinya begini mas bro dan mbak sis yaa..
Temanku itu sebut saja namanya Plat Decker, ei..tt.. Plat Decker atau Plat Duicker atau Plat Dekker. atau enaknya panggil saja gorong-gorong.
Diatas itu gambar orangnya 
Dia itu katanya pengen seperti artis-artis atau politikus terkenal terus dia tanya sama saya bagaimana caranya agar bisa terkenal atau kalau bahasa dikampungku viral. Aku bilang kalau pengen viral caranya guaampannng mbuangettt,  pokoknya super gampang. Trus dia penasaran bro... "caranya bagaimana???..
Kamu pergi saja kepasar dan tidak usah pakai baju dan celana alias telanjang tapi yang benar-benar bulat dijamin pasti  viralll.
lanjut......
Lha koq malah marah to bro, piyee karepe.
Sampai disini kalau anda masih ingin lanjut menbaca tulisanku silahkan kalau mau keluar dari blogku juga dipersilahkan. emang gue pikirin elu aja gak mikirin gue.
Saudaraku sekalian sebangsa dan setanah air... kalau saudara ingin terkenal saran ku urungkanlah niatmu. Sekali lagi Urungkanlah niatmu untuk terkenal. Buatlah kebaikan diatas bumi yang bukan kita punya ini. Semakin banyak kebaikan yang kita buat dalam artian bukan dengan tujuan ingin terkenal atau viral maka dengan sendirinya kita akan viral baik di bumi ataupun dilangit.
Anda bingung??????. Aku juga bingung!!!!!!.
wassalam..



Rabu, 18 April 2018

DATAku

Kok yo eroh  DATAku
Pada suatu malam yang dingin sektar pukul 21.00 Pengen makan sesuatu tapi tidak ada apa-apa yang akan dimakan. Akhirnya aku ambil Hpku dan menelpon sebuah gerai makanan yang menyediakan jasa pengantaran pesanan.
"Hallo, mbak ini saya ksatria baja hitam, bisa antarkan somay 10 tusuk  kerumah saya?".
"Bisa pak, kalau boleh tau siapa yang akan makan somaynya pak?"
"Saya sendiri"
" somay itu makanannya anak2 pak, menurut DATA bapak umurnya sudah 38 tahun tapi tidak apalah kami siap mengantarkan. Alamatnya dimana pak"
Dalam hatiku "kok yo eroh umorku 38 tahun"
"Jalan brentean nomor 12"
"Bisa pak, tapi menurut DATA jalan itu becek dan sulit dilalui"
Dalam hatuku "kok yo eroh yo dalane jemek"
"Kalau begitu antar saja kejalan rajawali nomor 01"
"Menurut DATA itu sekolahan pak"
Dalam hati " kok yo eroh kuwi ki sekolaan"
"Pokoknya antar saja, nanti saya tunggu di motor warna hitam plat nomer DM XXXX BB"
"Menurut DATA plat nomer itu kreditannya masih nunggak 5 bulan pak"
Dalam hati "kok yo eroh motore jek nuggak"
"Mau ngantar apa enggak"
"Baik pak, kami perlu waktu kurang lebih 15 menit. Kalau boleh tau bayar tunai atau pake kartu kredit pak"
"Kartu kredit"
"Menurut DATA saldo rekening bapak tinggal Rp 1.250 pak"
Dalam hati "kok yo eroh"
"Kalau begitu nanti dibayar tunai"
"Siap pak, somaynya pake sambal banyak apa sedikit pak"
"Banyak"
"Menurut DATA, bapak tidak suka makanan pedas"
Dalam hati "kok yo eroh aku ora doyan pedes".
Dan seterusnya. Dst. Dst ........
Yang menjadibpertanyaan adalah
"Kok yo eroh DATAku"


Selasa, 28 Februari 2017


KEBIJAKAN PUBLIK
Kebijakan merupakan terjemahan dari kata  ”policy”  berasal dari bahasa inggris yang artinya “a course or principle of action adopted or proposed by a government, party, business, or individual” yaitu suatu prinsip tindakan yang diajukan oleh pemerintah, organisasi, partai atau individu. Pengertian ini memberikan pemahaman bahwa kebijakan dapat berasal dari seorang  pelaku atau sekelompok pelaku yang berisi serangkaian tindakan yang mempunyai tujuan tertentu. Kebijakan ini diikuti dan dilaksanakan oleh seorang pelaku atau sekelompok pelaku dalam rangka memecahkan suatu masalah tertentu. Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah kebijakan (policy) diartikan sebagai kepandaian, kemahiran dan kebijkasanaan”.
Kebijakan publik adalah kebijakan yang dikembangkan atau dirumuskan oleh instansi-instansi dan pejabat pemerintah. Dalam kaitan ini, aktor-aktor yang bukan pemerintah atau swasta tentu dapat mempengaruhi perkembangan atau perumusan kebijakan publik. Anderson dalam Randi dan Riant (2007:130).
Kebijakan publik merupakan hasil rumusan atas penyaringan dan pemilihan terhadap berbagai tuntutan dan kepentingan-kepentingan para pelaku politik ataupun publik yang disampaikan kepada pemerintah. Hal tersebut selaras dengan tugas pemerintah yakni menyerap semua tuntutan dan kepentingan para pelaku politik maupun publik, menghimpun sumber daya para pelaku dan memenuhi tuntutan serta kepentingan tersebut. Akan tetapi, karena tidak mungkin semua tuntutan itu dapat dipenuhi dalam waktu yang bersamaan terutama dalam jumlah dan kualitas sumber daya yang lebih sedikit dibandingkan tuntutan tersebut, pemerintah selalu melakukan penyaringan dan pemilihan tuntutan atau kepentingan. Ada tuntutan yang dapat dipenuhi segera, akan tetapi tidak sedikit pula tuntutan yang harus ditunda atau bahkan disingkirkan. Hasil penyaringan dan pemilihan inilah yang dirumuskan sebagai kebijakan publik. Wibiwa dalam Randi dan Riant (2007:131)
Kebijakan publik sebagai serangkaian tindakan yang dipilih dan dialokasikan secara sah oleh pemerintah atau negara kepada seluruh anggota masyarakat mempunyai tujuan tertentu demi kepentingan publik. Oleh sebab itu dalam mencapai tujuan-tujuan tersebut, pemerintah harus melakukan aksi atau tindakan berupa penghimpunan sumber daya dan pengelolaan sumber daya tersebut. 
Menurut Nugroho (2006:31) bentuk kebijakan publik dibagi menjadi 3 kelompok yaitu :
1.    Kebijakan publik yang bersifat makro, yaitu kebijakan atau peraturan yang bersifat mendasar atau umum.
2.    Kebijakan publik yang bersifat meso atau menengah atau penjelas pelaksanaan. Kebijakan ini dapat berbentuk peraturan menteri, peraturan Gubernur, peraturan Bupati atau Walikota.
3.    Kebijakan publik yang bersifat mikro, yaitu kebijakan yang bersifat mengatur pelaksanaan atau implementasi dari kebijakan diatasnya seperti kebijakan yang dikeluarkan oleh aparat publik dibawah menteri, Gubernur, Bupati atau Walikota.
Daftar Pustaka
Nugroho, Riant D. 2006. Kebijakan publik untuk negara berkembang. Eleks Media Komputindo. Jakarta
Wrihatnolo, Randy. Nugroho, Riant, 2007. Manajemen pemberdayaan. Elex Media Komputindo, Jakarta